Umum

Jelang Masa Tenang, KPU Ngawi Inisiasi Apel Penertiban APK

Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id – Minggu pagi (6/12/2020) digelar kegiatan apel bersama dalam rangka penertiban APK (Alat Peraga Kampanye) Pilbup Ngawi 2020. Acara yang dilaksanakan pada hari pertama masa tenang itu, diinisiasi  oleh KPU Ngawi. Acara dihadiri Bawaslu Ngawi, personil KODIM 0805, Polres Ngawi, Dinas Pehubungan, serta Personil dari Satpol PP Kabupaten Ngawi. Apel yang dimulai  jam 08.00  bertempat di samping kantor KPU Ngawi, menjadi awal bagi tim gabungan sebelum menyisir APK yang masih terpasang disejumlah titik, untuk kemudian dilepas atau dibersihkan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pertemuan koordinasi yang dilaksanakan duahari sebelumnya, dengan unsur yang sama. Sudarsono Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM menyampaikan pihaknya juga meminta PPK di wiayah kecamatan untuk berkoordiasi bersama-sama dalam hal pembersihan APK. “Kita berharap masa tenang, bisa bersih dari APK dan bahan kampanye. Kami berterimakasih atas kerjasama Kodim, Dishub, Bawaslu,Satpol PP, Juga Polres Ngawi” tutur Sudarsono disela kegiatan penertiban. Sudarsono menambahkan bahwa, sesuai dengan ketentuan (KPT 465) disampaikan bahwa bahwa pemasangan, perawatan, pembersihan dan penurunan APK diserahkan dan menjadi tanggungjawab Pasangan Calon atau Tim Kampanye Paslon. Pak Dar menyampaikan, bahwa sebelumnya pihaknya juga telah bersurat kepada Paslon untuk penertiban APK di masa tenang. (hupmas/bimo we/dok ade s)

KPU Ngawi Libatkan Masyarakat Berikan Pertanyaan Pada Debat Publik II

Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id – KPU Ngawi melaksanakan debat publik dua kali. Setelah 24 November digelar Debat Publik pertama, selanjutnya digelar kedua digelar pada  5 Desember 2020 lalu. Dari agenda Debat Publik II, terdapat beberapa perubahan. Lokasi debat kedua, dipilih Gedung Eko Kapti. Sementara untuk Live ditayangkan pada Sakti TV dan beberapa media pendukung lainnya. Dalam hal sesi pertanyaan, tersaji hal berbeda juga. Dimana terdapat satu sesi dengan pertanyaan disampaikan langsung oleh masyarakat. Dari berbagai masukan pertanyaan dan usulan yang telah masuk ke KPU Ngawi, terpilih dua pertanyaan dari warga Ngawi. Guna penyampaian pertanyaan, tim KPU Ngawi mendatangi warga tersebut untuk pengambilan video pertanyaan. Yang unik, adalah warga diharuskan menyampaikan pertanyaan dalam Bahasa jawa. Demikian juga paslon dalam menjawab, harus menggunakan Bahasa Jawa, sebagai Bahasa keseharian di Kabupaten Ngawi. Warga pertama adalah Naomi Yuniar Dewayani, seorang mahasiswi yang bertempat tinggal di Desa Legundi Kecamatan Karangjati. Naomi mengajukan pertanyaan terkait dengan Pendidikan dan peluang kerja bagi mahasiswa Ngawi setelah lulus menempuh Pendidikan. Sementara untuk pertanyaan kedua, dari Susjantoro (Susyantoro) Warga Desa Wisodararen Gerih. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani tersebut, mengajukan pertanyaan tentang upaya apa saja yang akan dilakukan Paslon, untuk meningkatkan Pendapatan Daerah dalam rangka mencapai kesejahteraan warga. Baik Naomi maupun Susjantoro, mengaku senang bisa terwadahi dan terpilih langsung dalam menyampaikan pertanyaan sebagai warga Ngawi kepada Pasangan Calon. Pertanyaan dari warga, menjadi bagian akhir sesi pertanyaan dalam debat putaran kedua. (Hupmas KPU Ngawi/Bimo We/Dok – Ade Suprayogi))

Sabtu Minggu, KPU Ngawi Kirim Logistik Ke Kecamatan

Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id – Sabtu (5/12/2020), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ngawi melaksanakan distribusi logistik ke berbagai Kecamatan, untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi 2020. Ketua KPU Kabupaten Ngawi Prima Aequina Sulistyanti menuturkan bahwa pengiriman logistik akan berlangsung selama 2 hari, Sabtu hingga Minggu (5 dan 6 Desember 2020).  Sarana prasarana pemungutan dan penghitungan suara di TPS yang dikirim, diantaranya adalah kotak suara, surat suara, ID card, Formulir, ATK, bantalan dan alat coblos, tinta dan lainnya. Pada hari Sabtu logistik dikirim ke wilayah kecamatan yang mayoritas jarak tempuhnya cukup jauh. Diawali dari Paron, Jogorogo, Kendal, Ngrambe, Sine, Kedunggalar, Widodaren, Mantingan, dan Karanganyar. Sedangkan untuk Minggu  pengiriman untuk kecamatan Pitu, Kasreman, Padas, Bringin, Karangjati, Pangkur, Kwadungan, Geneng, Gerih dan Ngawi. Dalam pengelolaan logistik yang dilakukan, KPU Ngawi melakukan antisipasi dari air hujan baik selama perjalanan maupun saat penyimpanan dilokasi kecamatan masing-masing. Ini terlihat, dimana setiap Kotak Suara diamankan dengan lapisan plastik. Adapun dalam proses pengiriman, juga melibatkan berbagai unsur, baik Polri maupun TNI, serta  sinergi antara petugas dari KPU, PPK dan Pengawas. Ini semua untuk memastikan logistik aman hingga lokasi penyimpanan di kecamatan masing-masing. Pengiriman logistik ke Kecamatan dilaksanakan dengan waktu dekat menjelang hari pelaksanaan pemungutan suara, hal ini untuk efisiensi waktu dalam penyimpanan dan memastikan logistik aman di tempat penyimpanan, sebelum digunakan.

Jelang Masa Tenang, KPU Ngawi Koordinasi Dengan Instansi Terkait

Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id  –  Menjelang Masa Tenang Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020, KPU Kabupaten Ngawi berkoordinasi dengan beberapa pemangku kepentingan. Kegiatan dilaksanakan Jumat, 4 Desember 2020 mulai jam 09.00 WIB, bertempat di Media Center KPU Kabupaten Ngawi  Jl. Untung Suropati Nomor 48 Ngawi . Sudarsono Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk membangun pemahaman yang sama, tentang ketentuan pada masa tenang tanggal 6-8 Desember 2020. Seiring dengan datangnya masa tenang, maka bagi pihak Tim Kampanye nantinya harus membersihkan seluruh Alat Peraga Kampanye dan Bahan Kampanye, termasuk menghentikan Iklan kampanye. Media sosial yang digunakan untuk kampanye juga harus dinonaktifkan, dengan batas waktunya adalah Sabtu pukul 24.00 WIB. Dalam koordinasi tersebut, mengundang unsur Dinas Perhubungan, Satpol PP, Polres Ngawi dan KODIM 0805 Ngawi, serta Tim Penghubung dari Pasangan Calon.

KPU Ngawi Melaksanakan Simulasi Pemungutan Suara

Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ngawi melaksanakan  kegiatan simulasi pemungutan suara di TPS dalam menyongsong Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020 yang dilaksanakan di masa Pandemi, Rabu (2/12/2020). Komisioner  KPU Ngawi Aman Ridho Hidayat mengatakan bahwa dalam simulasi  ada dua hal penting diantaranya adalah tata cara pemungutan suara dan penerapan protokol kesehatan yang harus dilaksanakan oleh petugas TPS. Simulasi tersebut, dilakukan oleh KPU Ngawi dengan sejumlah penyelenggara di Kecamatan Ngawi. Kegiatan sendiri mengambil lokasi di pendopo Kepatihan Ngawi.  Aman Ridho menambahkan bahwa, agenda simulai tersebut, dalam rangka dokumentasi proses pemungutan suara, sehingga menjadi referensi bagi penyelenggara. Dalam simulasi tersebut, terdapat pula simulasi sterilisasi lokasi oleh petugas ketertiban dengan menyemprotkan disinfektan. Petugas juga melengkapi diri dengan alat pelindung diri, seperti masker, facesild, serta sarung tangan. Termasuk pemakaian bilik khusus di luar area TPS. Penerapan Protokol Kesehatan sendiri, sesuai dengan PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) No. 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Non-Alam COVID19.

Polres Ngawi Gelar Apel Bersama dan Simulasi Kesiapan Pengamanan Pilkada

Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id – Menjelang Pelaksanaan Pilkada Ngawi 2020, Polres Ngawi menggelar apel bersama dan Simulasi Kesiapan Pengamanan, Sabtu (28/11/2020). Kegiatan yang dilaksanakan di Halaman Mapolres Ngawi tersebut, dihadiri oleh Forkopimda dan unsur lain seperti Anggota serta Sekretaris KPU Ngawi, Bawaslu Ngawi dan unsur lainnya. Apel kesiapan dipimpin oleh Bupati Ngawi, Budi Sulistyono. Diantara pesannya, Bupati meminta segenap elemen, dari Penyelenggara hingga aparat TNI Polri dan Gugus Tugas untuk bersama bersinergi agar pelaksanaan Pemilihan di Kabupaten Ngawi bisa aman, dengan protokol kesehatan yang ketat. Untuk mencegah adanya klaster baru penyebaran Covid-19. Setelah apel, kemudian dilaksanakan kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara dengan menitik beratkan pada pelaksanaan protokol kesehatan dan antisipasi gangguan keamanan di TPS. Personil Polres memerankan pemilih hingga petugas keamanan. Sedangkan petugas di TPS, diperankan oleh Penyelenggara (PPK PPS) dari di Wilayah Ngawi Kota. Dalam simulasi, tampak langkah sigap aparat keamanan dan tim kesehatan menyikapi situasi dan kondisi di lapangan. Sementara itu, Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya kepada media menyampaikan bahwa Pihaknya akan melaksanakan pengamanan maksimal dengan tidak kurang didukung 800 personil. Ini menurutnya untuk  mengimbangi Jumlah TPS pada Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020. Seperti diketahui, Pada Pilkada Ngawi 2020, wilayah pengamanan meliputi 1.798 TPS pada 217 Desa/Kelurahan di 19 Kecamatan, serta obyek-obyek vital dalam masa Pilkada. (Hupmas KPU Ngawi)