Umum

KPU Ngawi Terapkan Kembali WFH

Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id – Selasa, (26/01/2020), Pandemi Covid-19 belum mereda termasuk di Kabupaten Ngawi.  Setelah melaksanakan penjadwalan WFH selama dua Minggu, (11-25), KPU Ngawi kembali menerapkan kebijakan serupa. Ini menyusul Pemberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Untuk perkantoran ada kewajiban menerapkan kerja dari rumah (Work From Home /WFH) sebesar 75% dan kerja dari kantor (Work From Office / WFO) sebesar 25% dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat. Demikian halnya pada Instansi Vertikal termasuk KPU Kabupaten Ngawi. Komisioner KPU Kabupaten Ngawi yang membidangi SDM, Sudarsono mengungkapkan bahwa menyesuaikan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Ngawi, maka KPU Ngawi juga menerapkan protokol kesehatan di masa PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Sudarsono menyampaikan, jadwal WFH bagi 75 % jajarannya, tidak mengganggu kegiatan yang harus dilaksanakaan pasca penetapan paslon terpilih. “Kami masih aktifitas seperti biasa, hanya tempat saja yang tidak selalu dikantor. Sedangkan koordinasi dan semangat kerja tetap sama.” ujar Pak Dar. Masih menurut Sudarsono, dimasa pemberlakukan jadwal WFH, seluruh jajaran wajib terus mengaktifkan androidnya masing-masing. Ini agar tetap bisa komunikasi untuk menyelesaikan tugas kedinasan di lingkup KPU Ngawi. (Humas KPU Ngawi)

Tahapan Selesai, KPU Ngawi Apresiasi Dukungan Semua Pihak

Ngawi,kab-ngawi.kpu.go.id –  Dalam melaksanakan setiap tahapan, KPU Ngawi selalu menjaga komitmen untuk menjalankan tugas penyelenggara dengan professional. Setiap tahapan dilaksanakan sesuai ketentuan termasuk protokol kesehatan, hingga digelarnya penetapan. Demikian disampaikan Ketua KPU Kabupaten Ngawi Prima Aequina Sulistyanti. Menurutnya, hal ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak. Hal tersebut, dikemukakan Bu Prima, dalam Rapat Pleno penetapan Pasangan Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Ngawi. Acara penetapan, juga menjadi kesempatan bagi KPU Ngawi untuk kembali menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang mendukung sukses Pilkada Ngawi. “Syukur alhamdullilah tahapan Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020 sudah terlaksana dengan baik. KPU Ngawi menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami. Mulai dari Bupati Ngawi, Sekretaris Daerah dan jajaran, OPD dan Satker terkait, Gugus Tugas, Dinas Kesehatan dan lain-lain, DPRD Ngawi, termasuk Forkopimda. Juga jajaran Polres Ngawi dan Kodim  yang telah meyakinkan keamanan kita semua dalam seluruh tahapan.” Prima juga menyampaikan terimakasih kepada Bawaslu yang telah bersama mendukung sukses penyelenggaraan. KPU Ngawi juga menyampaikan terimakasih, kepada badan adhock meliputi PPK, PPS, PPDP, dan  KPPS yang telah mendukung suksesnya Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020. Terkait kinerja di tahun 2020, Bu Prima menuturkan bahwa KPU Ngawi mendapatkan berbagai penghargaan di tingkat Jatim. Diantaranya, terbaik dua dalam inovasi sosialisasi, terbaik kedua dalam penyusunan Daftar pemilih Terbaik, terbaik pertama operatorAplikasi Daftar Pemilih, Terbaik ketiga Teknis penyelenggaraan dan terbaik pertama laporan tahunan dalam informasi publik. Dalam hal raihan angka partisipasi Pemilih mencapai 77,3 %, menurut Prima juga menjadi capaian bersama warga Kabupaten Ngawi dan dukungan media dalam mendukung informasi dan sosialisasi. “Terimakasih masyarakat Ngawi dan Rekan-rekan Media” kata Prima. Penetapan Paslon Terpilih dilakukan setelah KPU Ngawi memastikan tidak adanya gugatan sengketa terkait pelaksanaan Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020. Pasangan Ony Anwar-Dwi Riyanto Jatmiko yang diusung 10 partai politik tersebut memperoleh 471.082 suara  (94,42 %), mengungguli kolom kosong sejumlah 27.831 suara (5,58 %) dari 498.913 suara sah. (Hupmas KPU Ngawi)

KPU Ngawi Menetapkan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati

Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id –  Sabtu (23/01/2021) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati. Kegiatan digelar di Kurnia Convention Hall Jl. Ir Soekarno Ngawi, dengan penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19. Selain pembatasan undangan, acara juga dilaksanakan dengan pengamanan ketat dari jajaran Polres Ngawi. Pasangan Ony Anwar Harsono , S.T., M.H. dan Dwi Rianto Jatmiko S.H., M.H. di tetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ngawi terpilih,  dengan jumlah perolehan suara 471.082 atau 94,42% dari total suara sah dalam Pilbup Ngawi 2020. Penetapan dilaksanakan melalui rapat Pleno yang dipimpin Ketua KPU Kabupaten Ngawi Prima Aequina Sulistyanti. Hasil Pleno kemudian dituangkan dalam Berita Acara  yang dibacakan Ketua KPU, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Penetapan oleh Aman Ridho Hidayat Anggota KPU Ngawi Divisi Teknis Penyelenggaraan. Prima menyampaikan bahwa mengingat, tidak adanya gugatan terkait Pilkada Ngawi 2020, maka pihaknya bisa melaksanakan penetapan pasangan calon terpilih. Ini juga menyusul terbitnya Surat Panitera Mahkamah Konstitusi Nomor 165/PAN.MK/01/2021 tanggal 20 januari 2021 perihal perkara PHP GUb/Kab/Kot tahun 2021 yang diregistrasi di Mahkamah Konstitusi. KPU Ngawi juga menerima surat Plt Ketua KPU RI Nomor 60/PL.02.7-sd/03/KPU/I/2021 tanggal 20 Januari Perihal penetapan Pasangan Calon Terpilih Pemilihan Serentak Tahun 2021. Prima menambahkan bahwa, bagi KPU Ngawi tahapan Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020, telah selesai. Sedangkan bagi Paslon nantinya masih ada agenda pelantikan yang menjadi ranah Kementerian Dalam Negeri. Acara penetapan diwarnai penyerahan Salinan Surat Keputusan kepada Bawaslu, Paslon terpilih, serta Partai Pendukung. Paslon terpilih juga mendapatkan kesempata untuk menyampaikan sambutan. Kegiatan ditutup dengan menyanyikan bersama lagu Bagimu Negeri. Rapat pleno dihadiri oleh perwakilan dari unsur Forkopimda, Perwakilan Partai Pengusung, Bawaslu  dan beberapa perwakilan instansi terkait.  (humas KPU Ngawi/Bimo We)

KPU Ngawi Melaksanakan Koordinasi Jelang Penetapan Calon Terpilih

Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id – Jumat (22/01/2021), bertempat di Media Center KPU Ngawi melaksanakan kegiatan koordinasi menjelang agenda Penetapan Pasangan Calon Terpilih Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020. Rapat berlangsung jam 09.00 dengan dipandu oleh Ketua KPU Kabupaten Ngawi Prima Aequina Sulistyanti. Dalam pertemuan tersebut hadir anggota Bawaslu Ngawi, unsur dari Polres Ngawi, Gugus Tugas (Dinas Kesehatan) serta Tenaga Penghubung Paslon Ony Anwar Harsono – Dwi Rianto Jatmiko. Diantara pembahasan meliputi runddown acara, kesiapan pengamanan dan kesiapan tim kesehatan serta optimalisasi pemberlakukan protokol kesehatan pencegahan covid 19. Aman Ridho Hidayat Anggota KPU Ngawi Divisi Teknis Penyelenggaraan mengungkapkan bahwa pihaknya berkoordinasi untuk menyamakan pandangan dan bersama menyukseskan agenda penetapan, di tengah masa pandemi. Pihaknya akan kembali melakukan live streaming pada Youtube KPU Ngawi. “Kami melakukan live streaming seperti tahapan sebelumnya. Ini mengingat pembatasan undangan. Sehingga masyarakat bisa menyaksikan jalannya pleno penetapan, dari tempat masing-masing.” ujar Ridho. (humas KPU Ngawi)

Rapat Dengar Pendapat DPR, KPU Sampaikan Kesuksesan Pemilihan 2020

Pelaksanaan Pemilihan Serentak Tahun 2020 berjalan relatif aman dan lancar. Kegiatan Pemilihan menorehkan angka partisipasi mencapai 76,09 persen. Selain itu juga penerapan Protokol kesehatan mulai dari pemilih, peserta hingga penyelenggara, dari masa tahapan hingga hari pemungutan suara. Pelaksana tugas (Plt) Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Ilham Saputra menyampaikan hal tersebut, saat memaparkan hasil evaluasi penyelenggaraan Pemilihan 2020 dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) di hadapan Komisi II DPR pada Selasa (19/1/2021). Pada RDP yang dipimpin Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia Tandjung itu, Ilham pun berterima kasih atas dukungan semua pihak hingga suksesnya penyelenggaraan Pemilihan 2020 ini. Seperti dilansir dari kpu.go.id, dalam paparannya Ilham juga menyampaikan pemenuhan dan penggunaan anggaran baik yang bersumber dari APBD (melalui NPHD) ataupun APBN, yang kesemuanya diakuinya terpenuhi dan teralokasi dengan baik. Ilham juga sempat melaporkan kesuksesan penggunaan aplikasi Sirekap pada Pemilihan 2020. Meski masih ditemukan hambatan, namun dia memastikan evaluasi yang telah dihimpun menjadi masukan agar penggunaan Sirekap lebih baik di pemilihan atau pemilu berikutnya. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, mengatakan kesuksesan Pemilihan 2020 adalah hasil koordinasi yang baik dari semua pihak. Termasuk Satgas Covid-19 yang rutin menyampaikan data dan memberikan masukan untuk mengantisipasi lonjakan penyebaran virus. “Pasangan calon juga mau (berkampanye) membagikan masker dan menerapkan protokol kesehatan sehingga menjadi model dan isu sentral bagi para pendukungnya,” kata Tito. Tito mengatakan bahwa suksesnya Pemilihan 2020 juga bisa dilihat dari angka partisipasi pemilih yang mencapai 76,09 persen. Capaian ini bahkan diakui Tito mendapat apresiasi dari banyak pihak, termasuk negara lain yang menilai Indonesia sukses menyelenggarakan pemilihan di masa pandemi. “Amerika saja yang melaksanakan pemilu (partisipasinya) itu 66,9 persen, itu tertinggi selama 120 tahun terakhir. Korea Selatan juga tingkat partisipasinya 66,2 persen tertinggi selama 28 tahun terakhir. Kami dapat banyak apresiasi, salah satunya Duta Besar Amerika Serikat dimana mereka mengikuti dan mengucapkan selamat,” ungkap Tito. Tito berharap kesuksesan Pemilihan 2020 dapat menjadi contoh, bagaimana sesungguhnya masyarakat mau untuk patuh pada protokol kesehatan selama dilakukan dengan pengawasan ketat dan aturan yang mengikat. Sementara itu Ketua Bawaslu Abhan menyampaikan hasil pengawasan lembaganya selama penyelenggaraan Pemilihan 2020. Beberapa yang dilaporkan seperti masih adanya pelanggaran konvensional (politik uang, netralitas ASN), hingga pelanggaran protokol kesehatan selama tahapan berlangsung. Sementara Ketua DKPP, Muhammad, menyampaikan jumlah aduan yang masuk ke lembaganya selama kurun waktu 1 Januari 2019 hingga 15 Januari 2021. Dia juga memberikan apresiasi kepada kolega penyelenggara pemilu yang sukses melaksanakan Pemilihan 2020 di masa pandemi. (kpu.go.id)

KPU Kabupaten Ngawi Terapkan WFH

Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id, Senin (11/01/2020) KPU Kabupaten Ngawi menerapkan Work From Home (WFH). Ini seiring diberlakukannya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di oleh Pemerintah Kabupaten Ngawi, sebagai bagian dari PPKM wilayah Jawa-Bali. Sekretaris KPU Kabupaten Ngawi Eddy Sukamto, S.STP, M.Si  mengatakan bahwa dengan adanya WFH maka ada jadwal untuk personil yang bekerja di Kantor, maupun yang bekerja di rumah.  “Kita ikut serta dalam upaya bersama mencegah penyebaran Covid 19. KPU Ngawi memang telah menyelesaikan mayoritas kegiatan dan tahapan, namun masih banyak tugas yang harus diselesaikan baik rutin maupun agenda yang menjadi bagian akhir dari tahapan Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020.” ujar Pak Eddy dalam rapat internal Senin pagi. Pak Eddy menambahkan bahwa jumlah SDM yang dijadwalkan WFH sejumlah 75 persen dari total personil, sehingga rata-rata yang mengerjakan tugas di kantor  adalah 25 %. Seperti diketahui, untuk mencegah laju penyebaran covid 19, Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 menerbitkan aturan tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.  PPKM sejak hari Senin Tanggal 11 Januari 2020 dilaksanakan hingga tanggal 25 Januari 2020. (Humas KPU Ngawi)

Populer

Belum ada data.