Umum

Presiden Melantik I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi Sebagai Anggota KPU RI

Presiden RI Joko Widodo  melantik Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI masa jabatan 2017-2022, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, di Istana Negara, Rabu (15/4/2020). Seperti dilansir dari kpu.go.id, Raka Sandi dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 38/P Tahun 2020 Tentang Pengesahan Pengangkatan Antar Waktu Anggota Komisi Pemilihan Umum. “Sebelum mengucap sumpah sebagai anggota KPU terlebih dahulu saya akan bertanya kepada saudara I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Apakah saudara beragama Hindu, bersediakah saudara mengucapkan sumpah menurut agama Hindu. Apabila demikian saudara mengikuti dan mengulangi kata-kata saya,” ucap Joko Widodo. Mengenakan setelan jas berwarna hitam, pria yang akrab disapa Raka pun mengikuti pelafalan sumpah yang sebelummnya dibacakan oleh presiden. “Om Atah Paramawisesa, saya bersumpah, bahwa saya akan memenuhi tugas dan kewajiban saya sebagai Anggota Komisi Pemilihan Umum dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dengan berpedoman kepada Pancasila dan Undang-undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ujar Raka. “Bahwa saya dalam menjalankan tugas dan wewenang akan bekerja dengan sungguh-sungguh, jujur adil dan cermat demi sukesnya pemilihan umum, anggota DPR, DPD, Presiden dan Wakil Presiden serta DPRD. Serta mengutamakan kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia daripada kepentingan pribadi atau golongan,” lanjut Raka. Raka sendiri bukan orang baru dilingkungan KPU, pria asal Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana sempat menjabat sebagai Ketua KPU Bali periode 2013-2018. Terakhir sosok kelahiran 21 November 1970 melanjutkan kiprahnya didunia kepemiluan dengan menjabat sebagai Anggota Bawaslu Bali 2018-2023. Selain Raka, turut dilantik, Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria serta Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Beny Rhamdani. Proses pelantikan yang berlangsung ditengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) membuat pejabat yang dilantik serta para tamu hadir mengenakan masker. Begitu juga prosesi pemberian ucapan selamat yang dilakukan tanpa adanya jabat tangan. (kpu.go.id)

KPU Lawan Covid-19 Melalui Sosialisasi dan Edukasi

Jakarta, kpu.go.id - Wabah Corona Virus Disease (Covid-19) menjadi masalah bersama bagi bangsa Indonesia. Menyikapi hal ini, KPU beserta jajaran turut serta mencegah dan menanggulangi Corona. “Solusi efektif hanya dua sampai saat ini, yaitu pertama Physical Distancing, JanganSenggolan atau JanganDeketan apalagi Jangan Pegangan, dan kedua, jaga dan tingkatkan imunitas tubuh,” tutur Anggota KPU RI Viryan seperti dilansir dari kpu.go.id. “Masyarakat tentu memerlukan edukasi dan sosialisasi secara masif. Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah menunda tahapan Pilkada 2020 kini fokus turut serta sosialisasi dan edukasi terkait Covid-19,” ujar Viryan yang saat ini memegang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat. Upaya ini menjadi bagian dari edukasi internal jajaran KPU dan lingkungan sekitarnya. Salah satu tantangannya saat ini adalah wabah Covid-19 masih terus menyebar ke banyak masyarakat. Untuk itu, diperlukan penjelasan khusus dengan edukasi yang bisa dimengerti oleh semua kalangan, karena belum tentu slogan social distancing atau physical distancing bisa dipahami oleh semua lapisan masyarakat. Viryan melihat sebagian di antaranya bukan karena tidak disiplin, tetapi tidak mau hanya berada di rumah saja dengan alasan keharusan mencari nafkah bagi keluarganya. (kpu.go.id)

KPU Ngawi Turut Berduka, Ibunda Presiden Wafat

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ngawi,  turut menyampaikan duka cita yang mendalam, atas wafatnya Ibu dari Presiden RI Bapak Joko Widodo, Ibu Sudjiatmi Notomiharjo wafat pada hari Rabu (25/3/2020).  Kepergian Almarhumah diusia ke-77 tentunya, merupakan kehilangan dan rasa duka untuk keluarga, kerabat, sahabat dan juga masyarakat Indonesia.   Keluarga Besar KPU Kabupaten Ngawi mendoakan semoga  Almarhumah diampuni segala dosanya dan diterima segala amal ibadahnya.  Dan untuk keluarga diberi kekuatan dan keikhlasan dalam melewatinya. (hupmas kpungawi)  

KPU Ngawi Intensif Lakukan Pencegahan Penyebaran Virus Covid 19

Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id  – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ngawi turut ambil bagian dalam mendukung pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Diantara yang dilaksanakan seperti penerapan kebiasaan hidup bersih dan sehat di lingkup kantor, penundaan tahapan yang bersinggungan dengan banyak orang, serta penyemprotan desinfektan. Penyemprotan dilakukan pada hari Rabu (25/3/2020), pada area lingkup Kantor yang ada di Jalan Untung Suropati No. 48 Ngawi. Penyemprotan meliputi semua ruangan, seperti ruang kerja komisioner, ruang tamu, ruang kerja staf hingga mushola.  Konsentrasi juga pada berbagai titik seperti  slot pintu, handle pintu, kursi tamu, kursi dan meja kerja, telepon, perabot kantor lainnya yang biasa tersentuh oleh banyak orang. Dalam aktifitas sehari-hari di KPU Ngawi, juga dilakukan pencegahan seperti penyediaan antiseptic gel di kantor,  absen secara manual, dan cuci tangan dengan sabun, juga tidak melakukan jabat tangan, maupun menghindari kegiatan banyak orang. (hupmas/bim)

Pelantikan PPS Kec. Karangjati Disertai Protokoler Pencegahan Corona

Karangjati, kab-ngawi.kpu.go.id – Anggota PPS dari 17 Desa di Kecamatan Karangjati mengikuti Pelantikan. Pelaksanaan pelantikan di Kecamatan Karangjati  bertempat di Rumah Makan Sekar Sari, pada hari Minggu Tanggal 22 Maret 2020. Kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Sesuai arahan KPU Kab. Ngawi, kegiatan didahului dengan protokoler pencegahan penyebaran virus corona atau covid 19. Dimana setiap hadirin wajib melakukan cuci tangan sebelum memasuki arena kegiatan. Peserta  pelantikan sebelum memasuki lokasi  disyaratkan  cuci tangan dengan sabun yang telah disiapkan oleh PPK, selanjutnya juga dilakukan penyemprotan tangan peserta pelantikan dengan handsanitizer. Dalam area pertemuan sendiri, jarak kursi diatur sesuai prosedur pencegahan Corona, serta melarang peserta berjabat tangan. Ada 51 anggota PPS dari 17 Desa di Kecamatan Karangjati yang dilantik dengan rincian 18 perempuan dan 33 laki-laki. Pelantikan dilaksanakan sesuai jadwal, karena Kabupaten Ngawi bukan merupakan daerah yang terpapar virus Corona. Namun, demikian, kegiatan pelantikan tidak tersentral di Pusat Kabupaten Ngawi, melainkan di 19 Kecamatan. Dalam kesempatan itu Prima Aequina Sulistyanti, Ketua KPU Kabupaten Ngawi  dalam sambutannuya memberikan pesan bahwa PPS harus bekerja secara kompak. Pihaknya juga menyarankan agar setelah acara ini diharapkan langsung pulang ke rumah masing-masing. “temen-teman dimohon langsung pulang, tidak boleh mampir-mampir karena keadaan. Pelantikan PPS kali ini, bersamaan dengan merabaknya virus corona sehingga tidak ada acara setelah pelantikan ini”. kata Prima. Sementara itu, Wahyu Dwi selaku Camat Karangjati berpesan pntingnya komunikasi yang baik. “PPS harus mempunyai komunikasi yang baik, komunikasi ke atas maupun kesamping yaitu ke Kades, karena bekerja  dengan baik tanpa dikomunikasikan, tentu  hasilnya juga belum tentu baik”. Kegiatan pelantikan PPS Karangjati, selain peserta, hadir juga 3 Panwascam Karangjati, 3 orang dari unsur Forkopimcam dan 6  orang Kepala desa, dari undangan 17 Desa se Kecamatan karangjati. (Kien).

PPK Karanganyar Kerjasama Dengan Puskesmas Antisipasi Penyebaran Virus Jelang Pelantikan PPS

Karanganyar, kab-ngawi.kpu.go.id – Minggu 22 maret 2020 pukul 09.00 bertempat di pendopo kecamatan Karanganyar, kembali PPK karanganyar melaksanakan tugas membantu KPU Ngawi dalam Tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020. Yakni melantik 21 calon PPS  terpilih. Seiring dengan upaya Pemerintah mencegah penyebaran virus Corona, PPK Karanganyar dan tim kesehatan dari puskesmas bekerjasama memberikan petunjuk pencegahan penyebaran virus, serta mengajak peserta dan undangan pelantikan, untuk mencuci tangan yang benar dengan  handsanitizer khusus. Rishadi Subekti selaku ketua PPK karanganyar sekaligus penanggung jawab acara, dalam laporan panitia menyampaikan bahwa pelantikan ini di ikuti oleh 21 calon anggota PPS terpilih, dari 7 desa se kecamatan karangannyar, dimana terdiri dari 16 laki laki dan 5 perempuan. Rishadi juga menyampaikan pesan untuk meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan. “kami meminta saudara sekalian untuk lebih waspada lagi dengan cara  menerapkan hidup sehat dan biasakan cuci tangan terlebih dahulu sebelum melakukan aktifitas. Serta rajin olahraga untuk mencegah terinfeksinya virus covid 19.  Tak lupa saya ucapkan selamat untuk PPS yang akan dilantik dan mohon mengikuti acara dengan tenang dan hikmat” kata Rishadi Selanjutnya, pelantikan PPS dipimpin langsung oleh komisioner KPU Kabupaten ngawi Jakiyem, S.Pd.I, M.Pd.I yang hadir mewakili Ketua KPU Kabupaten Ngawi, yang tengah melaakukan pelantikan di kecamatan lain, dengan waktu yang sama. Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Jakiyem, Ketua KPU berpesan agar PPS melaksanakan tugas dengan baik, dan senantiasa berkoordinasi dengan PPK, maupun berkomunikasi dengan baik pada pemangku kebijakan dan pihak terkait di wilayah masing-masing. (ppk kra-As3)