Umum

Jelang Akhir Masa Coklit, PPK Kwadungan Kumpulkan Seluruh PPS

Kwadungan Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id - Sabtu (08/08/2020) bertempat di Aula Kecamatan Kwadungan diselenggarakan Rapat kerja antara PPK dengan PPS dari 14 desa. Raker bersama PPS dilaksanakan untuk pemantapan bagi PPS dalam mendampingi Petugas pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020. PPK ingin memastikan Coklit selesai tepat waktu dengan pengelolaan administrasi dan pelaporan yang tertib dan minim masalah. Dalam Raker tersebut Divisi Program Data PPK Kwadungan Rahmat Efendi, menyampaikan bahwa PPDP menjadi ujung tombak dalam mendata warga untuk bisa menyalurkan hak konstitusional dalam Pilkada Ngawi Tahun 2020. Selain itu, Rahmat mengajak kembali kepada PPS agar menyebarkan informasi tentang cara mengecek data pemilih yaitu dengan mengunjungi link lindungihakpilihmu.kpu.go.id. Ini juga perlu disampaikan kepada PPDP agar masyarakat mengetahui cara pengecekan diri sudahkah masuk dalam daftar Pemilih. (humas/Kwd/Yen/red)

Komisioner : Warga Tinggal di Seberang Sungai Harus Dimudahkan Menuju TPS

Padas, Ngawi – kab-ngawi.kpu.go.id, Menjelang akhir tahapan Coklit, Komisioner KPU Kabupaten Ngawi bersama PPK turun langsung di daerah terisolir di wilayah Kecamatan Padas. Diantaranya, adalah pemilih di wilayah Dusun Barahan Desa Banjaransari, Jumat (07/08/2020). Menuju lokasi warga, berjarak sekitar 17 KM dari Kantor Kecamatan Padas. Tim KPU Ngawi setelah melewati jalan aspal, jalan dusun, kemudian berjalan kaki menuruni sungai Bengawan Madiun. Ada beberapa keluarga pemilih yang nantinya harus melewati sungai untuk menuju TPS. “Pada pemilu sebelumnya, warga sampai basah pakaiannya, saat sampai di TPS. Karena mereka menyeberangi sungai menuju TPS di wilayah Dusun Barahan” ungkap PPS setempat. Ketua PPS Desa Banjaransari Samsudin juga menegaskan, dari penduduk dusun Barahan Rt 04 Rw 04, terdapat 9 kepala keluarga dan 28 jiwa pemilih yang berada di seberang Sungai Bengawan Madiun. Padahal diprekdisikan, pada hari pemungutan suara, 09 Desember 2020 bertepatan dengan musim penghujan. Hal tersebut kemungkinan besar, Sungai Bengawan ini volume airnya akan tinggi, dan warga yang terisolir, sulit menyeberang. Pihaknya berharap, dari KPU bisa memberi TPS khusus untuk wilayah dusun Barahan. Senada dengan hal tersebut, anggota KPU Ngawi Sudarsono meminta agar bersama-sama sebagai penyelenggara bisa memberikan fasilitasi agar warga yang diseberang sungai bisa menggunakan hak pilih pada 9 Desember 2020. Alternatif langkah lainnya adalah juga perlu koordinasi dengan desa, agar bisa mengangkut warga memakai mobil siaga desa. Sehingga warga bisa dijemput, meski harus melewati wilayah kecamatan lain (Kwadungan). Pasalnya, Divisi Parmas dan SDM menerangkan, bahwa kunjungan ini sebagai bentuk monitoring KPU Ngawi terhadap tahapan Pilbup yang sedang berlangsung, selain itu juga memberikan support kepada PPDP untuk segera menyelesaikan Coklit. “Kedatangan kami di Desa Banjaransari Dusun Barahan memastikan bagaimana kondisi jarak tempuh TPS yang terhalang sungai Bengawan Madiun. Warga harus dipastikan menggunakan haknya” ujarnya saat berada di area sungai Madiun, yang juga disaksikan Panwas kecamatan Padas. Selain mengecek langsung di rumah warga di dusun Darahan, Tim KPU juga berbincang dan meneliti administrasi coklit petugas PPDP di desa Banjaransari, untuk kemudian melanjutkan pemantauan di wilayah dusun Bendo Padas. (humas/pds/yin/Ds)

PPK Pitu Kunjungi Pemilih di daerah Perbatasan Ngawi Blora

Pitu, kab-ngawi.kpu.go.id - Jum'at (07/08/2020) Segenap PPK Kec.Pitu  Lusia Hariyanto (ketua), Fendi Kristianto, Sunu Hari Susilo, Wahyu Nurbiyanto dan Wiwik Sulistiyowati melakukan monitoring ke Desa Selopuro untuk memastikan PPDP sudah melaksanakan tugas dengan baik. Termasuk diwilayah perbatasan. Ini ditegaskan oleh Ketua PPK Kec.Pitu kepada PPDP diKantor Desa Selopuro. Untuk memastikan secara langsung Tim turun langsung kelapangan ke TPS 07 didampingi oleh Ketua PPS Andik Fajar Marwanto dan Petugas PPDP Likah Ariyaningsih. Wilayah TPS 07 merupakan daerah dengan warga yang tinggal berbatasan langsung dengan Desa Megeri Kabupaten Blora Jawa Tengah, dimana hanya dipisahkan oleh jalan Desa yang berjarak 3 Meter saja. Diantara warga yang dikunjungi, ada yang menutup pintu, mengira kegiatan tertentu. Namun setelah mengetahui bahwa petugas Coklit dan penyelenggara Pilbup, warga mau menerima kedatangan dengan baik, sesuai dengan protokl Kesehatan dimasa pandemi (humas/Pitu/wwk/red)

Menilik Coklit di Dusun Gambyak Keras Kulon Kecamatan Gerih

Gerih Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id – Jumat, (7/7/2020) Anggota KPU Kabupaten Ngawi Putra Adi Wibowo SW serta  Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Ngawi Amin Sunarto melakukan monitoring Kinerja PPDP di Desa Keras Kulon Kecamatan Gerih. Kegiatan didampingi oleh PPK Kecamatan Gerih dan PPS setempat. Wilayah kerja yang menjadi kunjungan adalah TPS 6 dan TPS 7 yang berada di dusun Gambyak Desa Keras Kulon. Dusun Gambyak memiliki georafis yang unik, dimana Gambyak terpisah dengan dusun-dusun lainnya lainnya di wilayah desa Keras Kulon. Dusun Gambyak,  berada di area geografis  wilayah Kabupaten Magetan. Dusun Gambyak, pada sisi utara berbatasan dengan desa Baluk sedangkan wilayah barat dengan berbatasan dengan desa Sumursongo. Untuk wilayah selatan berbatasan dengan desa Gandri dan wilayah timur berbatasan dengan desa Maron Magetan. Dalam hal akses jalan untuk menuju dusun Gambyak, juga merupakan jalan wilayah Kabupaten Magetan. Putra Adi seusai kunjungan menyampaikan bahwa kunjungannya untuk memastikan bahwa coklit dilaksanakan dengan baik di seluruh wilayah Kabupaten Ngawi, termasuk diwilayah perbatasan, maupun memiliki kesulitan serta keunikan secara geografis. Dalam kunjungan monitoringnya, Putra Adi berpesan ke pemilih untuk datang ke TPS pada tanggal 9 Desember 2020 menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020. (Humas/Grh/Jul/red)

Komisioner : Warga Tinggal di Seberang Sungai Harus Dimudahkan Menuju TPS

Padas, Ngawi – kab-ngawi.kpu.go.id, Menjelang akhir tahapan Coklit, Komisioner KPU Kabupaten Ngawi bersama PPK turun langsung di daerah terisolir di wilayah Kecamatan Padas. Diantaranya, adalah pemilih di wilayah Dusun Barahan Desa Banjaransari, Jumat (07/08/2020). Menuju lokasi warga, berjarak sekitar 17 KM dari Kantor Kecamatan Padas. Tim KPU Ngawi setelah melewati jalan aspal, jalan dusun, kemudian berjalan kaki menuruni sungai Bengawan Madiun. Ada beberapa keluarga pemilih yang nantinya harus melewati sungai untuk menuju TPS. “Pada pemilu sebelumnya, warga sampai basah pakaiannya, saat sampai di TPS. Karena mereka menyeberangi sungai menuju TPS di wilayah Dusun Barahan” ungkap PPS setempat. Ketua PPS Desa Banjaransari Samsudin juga menegaskan, dari penduduk dusun Barahan Rt 04 Rw 04, terdapat 9 kepala keluarga dan 28 jiwa pemilih yang berada di seberang Sungai Bengawan Madiun. Padahal diprekdisikan, pada hari pemungutan suara, 09 Desember 2020 bertepatan dengan musim penghujan. Hal tersebut kemungkinan besar, Sungai Bengawan ini volume airnya akan tinggi, dan warga yang terisolir, sulit menyeberang. Pihaknya berharap, dari KPU bisa memberi TPS khusus untuk wilayah dusun Barahan. Senada dengan hal tersebut, anggota KPU Ngawi Sudarsono meminta agar bersama-sama sebagai penyelenggara bisa memberikan fasilitasi agar warga yang diseberang sungai bisa menggunakan hak pilih pada 9 Desember 2020. Alternatif langkah lainnya adalah juga perlu koordinasi dengan desa, agar bisa mengangkut warga memakai mobil siaga desa. Sehingga warga bisa dijemput, meski harus melewati wilayah kecamatan lain (Kwadungan). Pasalnya, Divisi Parmas dan SDM menerangkan, bahwa kunjungan ini sebagai bentuk monitoring KPU Ngawi terhadap tahapan Pilbup yang sedang berlangsung, selain itu juga memberikan support kepada PPDP untuk segera menyelesaikan Coklit. “Kedatangan kami di Desa Banjaransari Dusun Barahan memastikan bagaimana kondisi jarak tempuh TPS yang terhalang sungai Bengawan Madiun. Warga harus dipastikan menggunakan haknya” ujarnya saat berada di area sungai Madiun, yang juga disaksikan Panwas kecamatan Padas. Selain mengecek langsung di rumah warga di dusun Darahan, Tim KPU juga berbincang dan meneliti administrasi coklit petugas PPDP di desa Banjaransari, untuk kemudian melanjutkan pemantauan di wilayah dusun Bendo Padas. (humas/pds/yin/Ds)

Data Coklit Berkualitas, Mendukung Partisipasi Pemilih

Paron Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id - Kecamatan Paron merupakan salah satu wilayah di  Kabupaten Ngawi yang paling padat penduduknya, sehingga didalam helatan Pemilu Paron selalu menduduki peringkat pertama dalam hal jumlah DPT. Hal ini juga tidak luput dari perhatian Komisioner KPU Kabupaten Ngawi dalam rangka Pilkada Ngawi tahun ini. Maka wajar, dalam masa coklit, Paron mendapatkan perhatian tersendiri. Dari Catatan hasil monitoring KPU yang didampingi PPK Paron, pada hari Jumat 6/8/2020, beberapa Desa di Paron menunjukkan rata-rata sudah mencapai progres 99 % bahkan beberapa PPS sudah merekap dalam form  model A.B-KWK yang siap dikirimkan ke PPK. Dalam proses penyusunan form model A.B-KWK,  PPK Kecamatan Paron selalu memonitoring dan mengingatkan kesahihan dan kebenaran data Pemilih. Ini mengingat, hal tersebut merupakan pintu  awal menuju Pemilu yang berbobot. Senada dengan itu, saat monitoring di Paron Komisioner KPU Ngawi Jakiyem menegaskan bahwa kesahihan dan kebenaran data Pemilih merupakan tolak ukur upaya penyelenggara dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dengan tingkat kehadiran diatas 77 persen. Ini sebagaimana capaian yang ditargetkan oleh KPU Ngawi di PILKADA tahun 2020. Harapan yang membuncah juga muncul dari segenap jajaran PPK Kecamatan Paron. Maka kemudian mengambil berbagai langkah, untuk meminimalisir tingkat kesalahan dalam proses COKLIT dan pengisian form  model A.B-KWK. PPK paron berharap tingkat kevalidan dan kesahihan data DPT bisa semakin dipertanggungjawabkan. Karena data DPT berkualitas  merupakan ujung tombak pertama menuju PILKADA Kabupaten Ngawi 2020 yang kridibel. Ini juga seirama dengan motto “Ora Milih Ora Joss”  benar-benar akan menghasilkan pemimpin  Kabupaten Ngawi yang mempunyai trusted yang tinggi di masyarakat Ngawi, sehingga mampu meningkatkan kemajuan Kabupaten Ngawi dalam segala bidang. (humas/Prn/Hlm/red)