Umum

Didukung BIN, KPU RI Gelar Swab Test Bagi Staf dan Rekan Media

Jakarta, Selasa (4/8/2020) Berlangsung pemeriksaan swab test  di Halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Kegiatan diselenggarakan dengan bekerjasama dengan medical intelijen Badan Intelijen Negara (BIN), dengan diikuti tidak hanya oleh staf dilingkungan KPU RI tapi juga oleh rekan-rekan media. Ketua KPU RI Arief Budiman yang sempat memantau jalannya swab test menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan BIN dalam upaya mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 khususnya dilingkungan kerja KPU RI. Arief mengatakan, usai salah seorang staf di KPU RI dinyatakan positif Covid-19 pada 20 Juli 2020 lalu, banyak pihak yang dengan responsif memberikan bantuannya kepada lembaganya. Mulai dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta yang langsung datang ke Kantor KPU RI untuk melakukan disinfeksi ke seluruh ruangan kerja di KPU RI. Juga dari Gugus Tugas serta BIN yang juga datang untuk memberikan bantuan pemeriksaan swab test bagi seluruh pekerja yang ada di KPU RI. Total dari pemeriksaan swab test yang dilakukan oleh Gugus Tugas serta BIN 700-an pegawai dilingkungan KPU RI bisa mengikuti seluruh kegiatan swab test. “Maka saya patut memberikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas dukungan ini,” ucap Arief. Arief mengakui dukungan ini sangat berharga di tengah kesiapan lembaganya menjalankan tahapan Pemilihan 2020. Terlebih pada pemilihan nanti akan melibatkan 270 daerah penyelenggara dengan jumlah pemilih sekira 106 juta orang. “Kalau kita bisa menangani dengan baik maka dapat menjadi contoh luar biasa bukan hanya kepentingan domestik tapi juga kepentingan internasional mereka bisa belajar dari Indonesia,” lanjut Arief. Koordinator Wilayah Sub Gugus tugas Covid-19 BIN, Sony Arifyanto mengatakan dukungan swab test bagi KPU RI merupakan arahan langsung dari Kepala BIN Budi Gunawan. Untuk mendukung kegiatan ini, pihaknya mengerahkan 2 mobil lab serta 30 tenaga medis. “Rencananya kami menggelar swab massal ini selama dua hari karena ditargetkan 500 lebih (pasien). Tentu pada pagi ini kita melakukan swab pertama, saat ini sudah diambil sekitar 203 total sampel yang diambil,” jelas Sony. (kpu.go.id – hupmas kpu ri dianR/foto: dosen-dessy/ed diR)

Meski Geografis Sulit dan Sinyal Tak Bersahabat, Namun Tetap Semangat

Kendal Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id – Jumat (7/8/2020) Panitia Pemilihan Kecamatan Kendal dan Panitia Pemungutan Suara Desa Karanggupito mengikuti Monitoring coklit oleh KPU Ngawi dan DPRD Ngawi. Dalam Monitoring tersebut, anggota Komisi I, Pujo Wahono menyampaikan agar masyarakat mendukung kegiatan pencocokan data oleh PPDP. Termasuk dengan melakukan pelaporan ke desa, jika ada kerabat yang meninggal. Dengan demikian desa memiliki rekap data, sehingga memudahkan validasi data saat pendataan pemilih. Sementara itu, Bambang Suryo Saputro selaku Kades Karanggupito menyarankan agar nantinya Tempat Pemugutan Suara (TPS) bisa ditempatkan pada rumah yang mudah mengakses sinyal untuk mendukung komunikasi, lebih baik lagi jika TPS mudah akses WIFInya. Bambang juga mengingatkan, agar petugas Coklit harus semangat, mengingat terdapat medan yang sulit dilalui. Dengan semangat maka akan memperlancar tugas. Menanggapi hal tersebut, Ketua PPS Desa Karanggupito Thoyib Abdullah mengatakan bahwa ada dua TPS yang aksesnya sulit dan tidak ada sinyal. Yaitu TPS 8 dan 9, sehingga perlu menggunakan dukungan WIFI untuk mempermudah komunikasi. Namun disisi lain, dari Pemerintah belum ada anggaran khusus untuk pengadaan wifi, dalam penyelengggaraan Pemilihan Tahun ini. Disisi lain, dalam melakukan tugas, salah seorang petugas coklit di Karanggupito mengungkapkan bahwa dia harus berjalan kaki, agar sampai kerumah warga karena sulitnya medan. Meski ada kendala geografis dan sinyal, namun PPK, PPS dan PPDP selalu bersemangat, serta bertugas dengan memenuhi standart pencegahan Covid-19. Demikian ungkap Fuad Anggota PPK Kendal.  (humas/kdl/Fuad/red)

Monitoring di Kec. Ngawi, Putra Ingatkan agar Coklit Tepat Waktu Dan Tepat Data

Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id - Divisi Data Komisi Pemilihan Umum Ngawi Putra Adi WibowoSW. ST meminta kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), agar melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih dengan tepat dan cepat. Yaitu dengan menepati jadwal yang telah ditentukan sesuai arahan PPS Desa/Kelurahan masing-masing. Hal itu disampaikan Putra, saat melakukan Monitoring Coklit di wilayah Kecamatan Ngawi, dengan mengunjungi beberapa wilayah TPS  di Desa Kerek dan Banyu Urip, Kamis 6/08/2020. "Kami memberi pesan kepada teman-teman PPDP jangan sampai, ada identitas pemilih yang kurang akurat, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), tanggal lahir, dan namanya tidak terperiksa dengan benar.”  Putra menambahkan, coklit harus tepat waktu, serta isinya juga jangan sampai salah. Pihaknya juga meminta kepada masyarakat agar melaporkan apabila ada identitasnya yang keliru. Pelaporan itu bisa disampaikan langsung kepada PPDP yang mendata waktu dilapangan. Kunjungan monitoring, juga didampingi PPK dan PPS. Kepada warga yang ditemui, pihaknya juga berpesan untuk datang ke TPS pada tanggal 9 Desember 2020 dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020. (humas/ngw/ari/red)

Kunjungi Kedungggalar, Komisi I DPRD Ngawi Ikut Pastikan Coklit Sesuai Regulasi

Kedunggalar Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id - KPU Ngawi  bersama Komisi I DPRD Kabupaten Ngawi mengunjungi wilayah Kedunggalar, untuk memastikan bahwa pencoklitan berlangsung sesuai regulasi. Ketua KPU Kabupaten Ngawi, Prima Aequina Sulistyanti menyatakan bahwa monev ini selain untuk mengetahui perkembangan coklit, juga untuk memberikan support kinerja pada PPDP. Perempuan yang akrab disapa Bu Prima tersebut juga turut langsung door to door melihat langsung rumah warga, dan memastikan apakah sudah tercoklit. Anggota DPRD komisi I  Hj. Muflikhatul Hidayati dan Butanti juga mengapresiasi pelaksanaan coklit di kecamatan Kedunggalar. Jumat (07/08/2020) Rombongan Monitoring mengecek langsung rumah warga yang berada di TPS  terdekat dan TPS terjauh dari titik pusat kecamatan. TPS terdekat yaitu di desa Kedunggalar sedangkan yang terjauh yaitu desa pelanglor tepatnya di TPS di lingkungan pelang garem. Selain padat pemilih, letak TPS tersebut juga cukup jauh. Akses jalan juga belum beraspal dan belum belum berpaving. Dari hasil monev tersebut, tidak ditemukan kendala atau permasalahan. Proses pencoklitan, berjalan baik,  mulai form A.A.1 KWK maupun  A.A.2 KWK yang ditempel, telah sesuai data yang diinput oleh PPDP dan sesuai dengan  PKPU terkait Pemutakhiran Data Pemilih. Kegiatan monev tersebut juga dihadiri Panwascam dan PKD, sebagai penyelenggara sekaligus pengawas yang turut mendukung sukses Pilbup Ngawi 2020. (humas/ppk-kdgl/Tgh/red)

Tim Monitoring Apresiasi Kinerja PPDP

Geneng Ngawi, kab-ngawi.kpu.go.id - Kepastian data pemilih dalam setiap penyelenggaraan pemilihan merupakan salah satu faktor penentu suksesnya pemilihan. Hal yang menjadi tantangan dalam hal data pemilih, termasuk diantaranya  validitas data pemilih, tak terkecuali pada Pilbup Ngawi 2020. Menyikapi hal ini, KPU Kabupaten Ngawi mengadakan berbagai Langkah untuk validitas dan pemutakhiran data Pemilih. Termasuk dengan mengadakan monitoring. Seperti yang dilakukan Komisioner Divisi Data dan Perencanaan dan Informasi Putra Adi Wibowo Sw,  pada  06 dan 07 Agustus 2020 dengan monev (monitoring dan evaluasi) kinerja PPDP di wilayah-wilayah perbatasan untuk memastikan kualitas pendataan oleh PPDP. Di Kecamatan Geneng, Putra melakukan kunjungan di Desa Klitik dusun Jetak dan desa Keraswetan dusun Keraswetan 1 dan 2. Kehadirannya, didampingi anggota DPRD Kabupaten Ngawi Amin Sunarto(Komisi I). Mereka memberikan apresiasi positif atas kinerja PPDP, termasuk yang berusia muda dan kali pertama terjun sebagai penyelenggara pemilihan, namun sudah sungguh-sungguh dalam bekerja. Selain itu, mereka juga berpesan kepada PPK, PPS dan PPDP untuk cerdas dalam berkomunikasi dengan sesama penyelenggara, dengan pemilih atau pihak manapun, terutama bagi PPDP karena selain mencoklit juga mensosialisasikan Pilbup Ngawi 2020. (humas/PPK-Gn/Im/red)

Monitoring di TPS di Wilayah Perbatasan dengan Bojonegoro

Kasreman Ngawi,kab-ngawi.kpu.go.id – Tahapan pencocokan dan penelitian data pemilih (Coklit) masih berlangsung. Pun demikian kegiatan pada Jumat (07/08/2020), Komisioner KPU Ngawi Sudarsono melakukan monitoring dan evaluasi hasil kerja PPDP di wilayah Kasreman dengan didampingi oleh PPK setempat Kegiatan ini diawali dengan meninjau langsung pencoklitan di poros kecamatan yaitu di Desa kasreman. Kegiatan ini didampingi langsung oleh PPS Desa Kasreman beserta seketariat, dan PPDP. PPDP Menunjukkan beberapa lokasi yang sudah dicoklit, untuk kemudian ditinjau langsung oleh Komisioner. Di Desa Kasreman, Komisioner meninjau langsung di 3 titik wilayah TPS. Komisioner sempat berbincang dengan beberapa warga dan meminta bukti bahwa warga telah dicoklit. Selanjutnya, rombongan menuju desa Kiyonten.  Setiba di Balai Desa Kiyonten, PPS dan PPDP telah siap untuk mengikuti kegiatan pengecekan data administrasi pencoklitan. Setelah wawancara, kemudian Tim menuju wilayah TPS yang berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro sisi selatan. Tepatnya di TPS 4 danTPS 5 yaitu di Dusun Plelen Kiyonten. Sepanjang perjalanan tim disuguhkan medan jalan berbatu, tapi tidak mengurangi niat untuk melihat langsung ke lapangan dan bertemu pemilih yang ada di perbatasan kabupaten bojonegoro tersebut. (humas/ksm/dian/red)