Berita Terkini

Ketika Imlek dan Ramadan Bertemu di Kalender 2026

kab-ngawi.kpu.go.id, Februari 2026 menjadi bulan yang istimewa bagi masyarakat Indonesia. Untuk pertama kalinya dalam siklus waktu yang panjang, dua momen besar lintas agama dan budaya hadir hampir bersamaan. Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 dan awal Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada pekan yang sama, menciptakan pemandangan unik di berbagai sudut negeri. Jejak Sejarah: Dari Ruang Tertutup ke Perayaan Nasional Imlek di Indonesia bukan sekadar pergantian tahun, melainkan simbol perjalanan demokrasi dan pengakuan identitas. Sejarah mencatat, selama masa Orde Baru melalui Inpres No. 14 Tahun 1967, perayaan Imlek dibatasi hanya di ruang domestik. Perubahan besar terjadi di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dengan dicabutnya larangan tersebut pada tahun 2000, yang kemudian disusul oleh kebijakan Presiden Megawati Soekarnoputri yang menetapkan Imlek sebagai Hari Libur Nasional sejak tahun 2003. Kebebasan ini menjadi bukti kematangan Indonesia dalam menghargai keberagaman. Toleransi dalam Satu Tarikan Napas Tahun ini, Tahun Baru Imlek yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026, disusul menyongsong ibadah puasa Ramadan. Pemerintah melalui Sidang Isbat telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, sementara warga Muhammadiyah memulainya sehari lebih awal pada Rabu, 18 Februari 2026. Kedekatan tanggal ini menciptakan fenomena "akulturasi suasana": Beberapa kota dihiasi ucapan Imlek bersanding dengan spanduk ucapan Marhaban ya Ramadan. Dibeberapa kota yang ditinggali banyak warga tionghoa, maka terdapat perpaduan dagangan khas, mulai dari kue keranjang hingga kurma dan perlengkapan salat. Disisi lain, masyarakat menikmati long weekend yang dimulai dari cuti bersama Imlek (16 Februari) hingga libur awal puasa bagi pelajar. Semangat Kuda Api dan Refleksi Spiritual Berdasarkan astrologi Tiongkok, 2026 adalah Tahun Kuda Api. Karakter ini melambangkan energi besar, kecepatan, dan keberanian. Di sisi lain, kehadiran Ramadan membawa pesan ketenangan, pengendalian diri, dan refleksi spiritual. Pertemuan dua energi ini"panasnya" semangat Kuda Api dan "teduhnya" ibadah puasa diharapkan membawa keseimbangan bagi masyarakat. Momen ini menjadi kesempatan emas untuk memperkuat tenun kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa di Indonesia, perbedaan bukanlah jarak, melainkan warna yang memperindah harmoni bangsa. Nantinya masih ditengah bulan Ramadhan, warga tionghoa juga akan melaksanakan perayaan Cap Go Meh pada 3 Maret 2026 atau 16 hari setelah Imlek. Selamat menikmati indahnya keberagaman di negeri tercinta Indonesia.  

Perkuat Literasi Demokrasi, KPU Ngawi Gelar Knowledge Sharing Bersama Siswi PKL

kab-ngawi.kpu.go.id, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi tidak hanya fokus pada teknis penyelenggaraan pesta demokrasi, tetapi juga berkomitmen menjadi pusat edukasi bagi generasi muda. Pada Senin, 9 Februari 2026, KPU Ngawi menggelar kegiatan Knowledge Sharing bertajuk "Berbagi Pengetahuan Bareng Siswi PKL" yang bertempat di kantor KPU Ngawi. Kegiatan ini menghadirkan Anggota KPU Kabupaten Ngawi Divisi Teknis Penyelenggaraan, Muhammad Prasetyo Nugroho, sebagai narasumber utama. Dalam sesinya, beliau memaparkan materi mendalam mengenai perjalanan sejarah pemilu di Indonesia, mulai dari pelaksanaan perdana pasca-kemerdekaan hingga transformasi digital dalam sistem kepemiluan modern saat ini. Dalam pengantarnya, Kasubbag PARMAS dan SDM KPU Ngawi, Gandha Widyo Prabowo, menekankan bahwa program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di KPU Ngawi telah dirancang khusus dengan kurikulum yang komprehensif. "Kami telah menyiapkan kurikulum khusus bagi para siswi PKL. Tujuannya agar mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman praktik kerja administratif saja, tetapi juga memiliki pemahaman fundamental mengenai demokrasi serta keterampilan (skill) penunjang lainnya yang bermanfaat saat mereka terjun ke dunia kerja nantinya," ujar Gandha. Kegiatan yang dipandu oleh Devi Septariani sebagai moderator ini berlangsung interaktif. Para siswi PKL tampak antusias menggali informasi mengenai dinamika politik dan pentingnya partisipasi pemilih dalam menentukan masa depan daerah dan bangsa. Langkah edukasi ini sejalan dengan hasil Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) KPU Ngawi yang menunjukkan tren positif. Dengan keterlibatan aktif generasi muda dari berbagai latar belakang pendidikan, KPU Ngawi terus berupaya menyediakan lingkungan belajar yang inklusif dan ramah bagi semua golongan. Sementara itu, Janie Triangga Luh Praminto dalam kesempatan terpisah menyampaikan pentingnya kegiatan tersebut. "Edukasi mengenai sejarah pemilu ini diharapkan mampu menanamkan kesadaran kritis bagi para siswi agar menjadi pemilih yang cerdas dan memahami nilai-nilai universal dalam berdemokrasi, seperti keadilan, transparansi, juga penghormatan terhadap hak asasi setiap warga negara." tutur Janie. Melalui kegiatan knowledge sharing ini, KPU Ngawi membuktikan bahwa kantor pelayanan publik bisa menjadi laboratorium ilmu pengetahuan yang mempersiapkan generasi penerus yang kompeten dan melek politik. (Bimo W/Humas KPU Ngawi)

Sambut Bulan Penuh Berkah, KPU Ngawi Gelar Santunan dan Doa Bersama

kab-ngawi.kpu.go.id, Keluarga besar Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ngawi menyelenggarakan santunan dan doa bersama pada hari ini sebagai bentuk rasa syukur dan persiapan spiritual menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, staf, serta adik-adik dari Panti Asuhan Al Munawaroh Ngawi. Acara dibuka dengan penuh kehangatan oleh Ketua KPU Ngawi, Samsu Mustakim, didampingi anggota Putra Adi Wibowo Sw, Sekretaris KPU Ngawi Budi Rahayu, beserta jajaran. Ketua KPU Ngawi menyampaikan harapan agar seluruh pegawai KPU Ngawi dapat menyambut bulan Ramadhan dengan semangat baru dan hati yang bersih. Beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara tugas negara dan tanggung jawab sosial kepada sesama. "Kami berharap melalui kegiatan ini, seluruh jajaran pegawai KPU Ngawi diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah, serta tetap prima dalam melayani masyarakat," ujar Samsu Mustakim. Agenda utama kegiatan ini adalah doa bersama yang dipanjatkan untuk kebaikan bersama. Terdapat beberapa poin utama dalam doa yang dipanjatkan yaitu untuk memohon agar seluruh jajaran pimpinan dan staf KPU Ngawi diberikan kemudahan dalam menjalankan tanggung jawab serta pelayanan publik. Dipandu pengelola panti, Doa selanjutnya agar keluarga besar KPU Ngawi diberikan kekuatan fisik dan batin dalam menunaikan ibadah di bulan Ramadhan. Dalam kesempatan tersebut, juga secara khusus, KPU Ngawi juga mengirimkan doa bagi almarhum Bagaskara Langit Kresna, putra dari Bapak Bernad Dermawan Sutrisno (Sekretaris Jenderal KPU Republik Indonesia). Agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta ketabahan. Acara ditutup dengan penyerahan santunan kepada adik-adik dari Panti Asuhan Al Munawaroh sebagai bentuk kepedulian nyata. Momen ini menjadi penutup yang indah, memperlihatkan sisi humanis dari lembaga penyelenggara pemilu di Kabupaten Ngawi. Dengan terlaksananya kegiatan ini, KPU Ngawi siap melangkah menuju bulan Ramadhan dengan semangat integritas yang tinggi dan kepedulian sosial yang kuat terhadap lingkungan sekitar. (Bimo W, Humas KPU Ngawi)

KPU Ngawi Raih Predikat BAIK dalam Survey Indeks Kepuasan Masyarakat Semester II Tahun 2025

kab-ngawi.kpu.go.id, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ngawi terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh elemen masyarakat. Berdasarkan hasil Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) untuk Semester II Tahun 2025, KPU Kabupaten Ngawi berhasil memperoleh Nilai SKM 88,03 dengan Mutu Pelayanan B, yang mengukuhkan kinerja unit pelayanan dalam kategori BAIK. Pencapaian ini merupakan hasil dari dedikasi tim dalam memberikan kemudahan dan transparansi bagi para pemohon layanan di wilayah Kabupaten Ngawi dan sekitarnya. Dari berbagai aspek yang dinilai, transparansi biaya dan efektivitas penanganan pengaduan menjadi poin yang paling diapresiasi oleh masyarakat. Berikut adalah rincian nilainya: Biaya/Tarif : 100,00 (Sangat Baik) Penanganan Pengaduan, Saran, dan Masukan: 96,63 (Sangat Baik) Sarana dan Prasarana: 89,61 (Sangat Baik) Perilaku Pelaksana: 89,04 (Sangat Baik) Kompetensi Pelaksana: 87,36 (Baik) Persyaratan: 85,39 (Baik) Waktu Pelayanan: 84,83 (Baik) Sistem, Mekanisme, dan Prosedur: 83,99 (Baik) Produk, Spesifikasi, dan Jenis Pelayanan: 83,43 (Baik) Profil Responden Survey ini melibatkan 115 pemohon layanan dengan 89 responden yang terpilih secara acak. Menariknya, layanan KPU Ngawi diakses secara inklusif oleh berbagai kalangan. Dari sisi demografi & domisili, didominasi oleh warga Ngawi (83 orang), namun juga melayani warga luar Ngawi (6 orang). Rentang usia terbanyak berada pada usia produktif 31–40 tahun. Latar Belakang Pendidikan, mayoritas responden merupakan lulusan S1 (49 orang) dan SMA (36 orang). Sedangkan dalam hal pekerjaan, pengguna layanan berasal dari beragam profesi, mulai dari Karyawan Swasta (34 orang), PNS (19 orang), Wirausaha (17 orang), hingga Pelajar/Mahasiswa dan Perangkat Desa. Layanan Informasi Pemilu/Pilkada menjadi layanan yang paling banyak diakses dengan total 49 responden, disusul oleh kegiatan Sosialisasi (20 responden). Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat Ngawi untuk tetap update mengenai perkembangan demokrasi. Berdasarkan pemeriksaan data pada infografis, total jumlah responden yang terdata di kolom jenis kelamin, usia, dan jenis layanan menunjukkan angka yang konsisten, yaitu 89 orang. Seluruh perhitungan unsur pelayanan berada pada tren positif, menunjukkan konsistensi dalam kualitas SDM dan fasilitas. Melalui media ini, KPU Kabupaten Ngawi mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat dalam survey ini. Masukan Anda adalah energi kami untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi bangsa.  

Janie Pimpin Apel Pagi Ajak Fokus Tugas

kab-ngawi.kpu.go.id – Senin (26/1/2026) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi melaksanakan apel pagi di halaman Kantor KPU Kabupaten Ngawi. Kegiatan apel pagi tersebut dipimpin Janie Triangga Luh Praminto selaku pembina. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk menumbuhkan kedisiplinan, meningkatkan semangat kerja, serta memperkuat koordinasi internal di lingkungan KPU Kabupaten Ngawi. Dalam amanatnya, Janie Triangga Luh Praminto menyampaikan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pengawal demokrasi. “Apapun dinamika dan berita diluar yang viral, kta tetap fokus tugas kita sebagai jajaran di KPU Kabuaten Ngawi.”  ujar Janie.

KPU Ngawi Berikan Pendidikan Pemilih Pemula di SMK Kasreman

kab-ngawi.kpu.go.id – Ngawi Jumat (23/01/2026) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi terus berkomitmen memperkuat pendidikan politik bagi generasi muda. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pendidikan pemilih pemula yang dilaksanakan di SMK Kasreman, Ngawi, dalam agenda kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka. Dalam kegiatan tersebut, Anggota KPU Kabupaten Ngawi, Janie Triangga Luh Praminto, hadir sebagai pemateri dengan menyampaikan paparan mengenai posisi dan peran penting pemilih pemula dalam kehidupan demokrasi. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi anggota Pramuka yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias, baik saat pemaparan materi maupun sesi diskusi. “Kepramukaan tidak hanya berorientasi pada pembentukan karakter, disiplin, dan kepemimpinan, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak usia sekolah.” tutur Janie. Melalui pendekatan kepramukaan, peserta diajak untuk memahami pentingnya berpartisipasi dalam pemilu secara berintegritas, cerdas, dan bertanggung jawab. Dalam pemaparannya, narasumber menyampaikan bahwa pemilih pemula memiliki kontribusi yang sangat signifikan dalam menentukan arah demokrasi di masa mendatang. Melalui kegiatan Pramuka, generasi muda diharapkan mampu berperan sebagai agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai kejujuran dan netralitas, serta menolak praktik hoaks dan politik uang. Kegiatan yang berlangsung secara interaktif ini juga memberikan pemahaman dasar terkait kepemiluan, hak dan kewajiban sebagai pemilih, serta pentingnya menjaga persatuan dan persaudaraan di tengah perbedaan pilihan politik. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam mengajukan pertanyaan dan berdiskusi, yang mencerminkan tingginya ketertarikan pelajar terhadap isu demokrasi dan kepemiluan. Melalui pelaksanaan pendidikan pemilih pemula ini, KPU Kabupaten Ngawi berharap dapat membentuk generasi muda yang memiliki kesadaran demokrasi, berkarakter kuat, serta siap berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam setiap tahapan pemilu, guna mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berkualitas.