Berita Terkini

Kabinet Djuanda, Sang Penjaga Kedaulatan Laut Nusantara

Jejak Historis  9 April 2026
"Kabinet Djuanda, Sang Penjaga Kedaulatan Laut Nusantara"

Tanggal 9 April 1957 atau tepat 69 tahun yang lalu, sebuah tonggak sejarah besar bagi kedaulatan wilayah Indonesia ditegakkan. Melalui Keputusan Presiden RI Nomor 108 Tahun 1957, terbentuklah Kabinet Djuanda, kabinet ke-16 yang membawa misi besar di tengah badai politik masa Demokrasi Liberal.

Pemerintahan diibaratkan sebagai sebuah kapal besar, dan kabinet adalah para perwira yang memegang kendali navigasi, mesin, hingga logistik. Di bawah kepemimpinan Ir. Raden Djoeanda Kartawidjaja, kabinet ini menjadi "nakhoda" profesional yang berhasil membawa Indonesia keluar dari batas-batas wilayah laut yang sempit warisan kolonial.


Zaken Kabinet: Profesionalisme di Atas Politik

Terbentuknya Kabinet Djuanda atau yang dikenal sebagai Kabinet Karya merupakan jawaban atas kebuntuan politik di parlemen saat itu. Kabinet ini menyandang status sebagai Zaken Kabinet, yakni pemerintahan yang diisi oleh para pakar di bidangnya masing-masing. Fokus utamanya bukan lagi sekadar representasi partai, melainkan penyelesaian masalah bangsa secara teknis dan ahli.

Pancakarya: Lima Program Utama

Dalam menjalankan roda pemerintahan, Ir. Djuanda mencanangkan program Pancakarya, yang meliputi:

  1. Membentuk Dewan Nasional sebagai wadah aspirasi golongan fungsional.
  2. Normalisasi Keadaan Republik guna mengatasi krisis keamanan akibat pemberontakan daerah.
  3. Melanjutkan Pembatalan KMB untuk memperkuat kedaulatan ekonomi.
  4. Perjuangan Irian Barat demi kembalinya Papua ke wilayah Indonesia.
  5. Mempercepat Pembangunan nasional demi stabilitas ekonomi.

Warisan Abadi: Deklarasi Djuanda

Kontribusi terbesar yang akan selalu dikenang adalah Deklarasi Djuanda pada 13 Desember 1957. Sebelum momen ini, laut di antara pulau-pulau kita dianggap sebagai laut bebas. Berkat keberanian Ir. Djuanda, Indonesia ditegaskan sebagai satu kesatuan wilayah yang utuh: laut bukan pemisah, melainkan pemersatu pulau-pulau Nusantara.

Konsep ini kemudian diakui dunia melalui konvensi UNCLOS sebagai Negara Kepulauan (Archipelagic State), dan setiap tanggal 13 Desember kini kita peringati sebagai Hari Nusantara.
 

------------------------

Judul Tulisan   : Kabinet Djuanda, Sang Penjaga Kedaulatan Laut Nusantara
Penyusun        : Tim Parmas dan SDM KPU Ngawi
Foto                 : wikipedia

Referensi       :

  • Ricklefs, M.C. (2008). A History of Modern Indonesia since c. 1200. Palgrave Macmillan.
  • Poesponegoro, M.D., & Notosusanto, N. (2008). Sejarah Nasional Indonesia VI: Zaman Jepang dan Zaman Republik Indonesia. Balai Pustaka.
  • Sekretariat Negara Republik Indonesia. Daftar Kabinet Republik Indonesia.
  • Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Naskah Deklarasi Djuanda 1957.
  • Berbagai sumber lainnya.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 267 kali
🔊 Putar Suara